5 Pakaian Tradisional Jepang Yang Tidak Banyak Diketahui

Bukan hanya terkenal akan kecanggihan negaranya, negara Jepang pun terkenal dengan ketradisionalan budayanya salah satunya adalah pakaiannya. Bagi sebagian orang, kimono menjadi pakaian tradisional yang sangat terkenal. Namun lebih dari itu, Jepang sendiri mempunyai beberapa pakaian tradisional. Berikut ini adalah macam-macam pakaian tradisional jepang yang tidak banyak diketahui.

1. Yukata

Pakaian tradisional jepang yang tidak banyak diketahui yang pertama adalah yukata. Yukata sendiri merupakan baju khusus yang digunakan setelah mandi atau berendam. Tidak jauh berbeda dengan kimono, yukata sendiri merupakan baju sejenis kimono namun tidak formal. Yukata sendiri terbuat dari bahan yang mudah menyerap keringat, salah satunya adalah terbuat dari bahan katun. Hal tersebut bertujuan agar pemakai yukata sendiri merasa sejuk serta dapat bersantai dengan nyaman setelah berendam atau mandi.

Seiring perkembangan zaman, yukata sendiri dibuat menyerupai kimono yakni menggunakan warna-warna yang cerah. Selain digunakan setelah mandi atau berendam, akhir-akhir ini perempuan di Jepang menggunakan Yukata untuk melihat festival kembang api.

2. Uchikake

Selain yukata, pakaian Jepang yang tidak banyak diketahui selanjutnya adalah Uchikake. Uchikake sendiri merupakan pakaian yang dipakai saat hari spesial tiba yakni saat hari pernikahan. Pakaian ini merupakan pakaian yang tergolong ke dalam pakaian yang sangat mewah dan resmi. Terbuat dari bahan yang tebal serta mempunyai desain yang sangat dekoratif dan motif burung bangau menambah keindahan pakaian tradisional Jepang yang satu ini.

Bukan hanya digunakan saat acara pernikahan saja, para seniman di Jepang sering menggunakan uchikake saat menghadiri sebuah pertunjukan. Dalam pemakaiannya, seseorang yang mengenakan uchikake ini akan mengenakan kimono tanpa obi terlebih dahulu. setelah itu, uchikake dikenakan seperti mengenakan sebuah mantel.

3. Furisode

Bagi perempuan Jepang yang sudah menginjak umur 20 tahun atau sudah menginjak dewasa maka perempuan tersebut sudah mengemban tanggung jawab penuh. Pada saat usia tersebut orang tua dari si anak perempuan akan menghadiahkan mereka pakaian yang harus dikenakan dalam sebuah acara kedewasaan. Pakaian tersebut terbuat dari sutera yang mempunyai kualitas tinggi serta mempunyai warna yang mencolok dan sangat indah sekali yang dikenal dengan pakaian furisode.

Motif yang mencolok akan terlihat di sepanjang kain furisode. Yang membedakan kimono dengan furisode sendiri adalah terletak pada bagian lengannya yang panjang serta berkibas. Pada umumnya, perempuan di Jepang akan menggunakan furisode saat menghadiri berbagai macam acara formal sampai mereka menikah.

4. Irotomesode

Selain ke tiga pakaian tradisional di atas, pakaian tradisional yang tidak banyak diketahui selanjutnya adalah irotomesode. Irotomesode sendiri merupakan pakaian resmi yang harus dikenakan pada acara istana kaisar. Pakaian ini bisa digunakan oleh perempuan jepang baik yang sudah menikah maupun yang belum menikah.

Irotomesode sendiri dihiasi dengan motif yang sangat indah pada bagian bawahnya. Pakaian yang terbuat dari bahan krep ini bisa menggunakan motif tenun atau tidak yakni seperti rinzu, monisho, atau shusuji. Irotomesode sendiri mempunyai tiga buah lambang keluarga yakni sepasang yang terletak pada bagian belakang lengan serta satu lagi terletak di bagian punggung.

5. Kurotomesode

Pakaian tradisional jepang yang tidak banyak diketahui yang terakhir adalah kurotomesode. Penggunaan kurotomesode sendiri tidak jauh berbeda dengan penggunaan irotomesode yakni digunakan pada acara yang sangat formal. Kurotomesode sendiri identik dengan warna hitam yakni sesuai dengan namanya yang diambil dari kata tomesode yang berarti hitam.

Jika irotomesode mempunyai tiga buah lambang keluarga, pakaian ini mempunyai lima buah lambang keluarga yang terletak pada bagian dada atas kiri dan kanan, dua di bagian belakang lengang kiri dan kanan, serta satu lagi di bagian punggung. Sedangkan dibagian bawah pakaian ini terdapat motif khas dan sangat indah sekali. Semakin bawah letak motif, maka menunjukan semakin tua juga usia yang memakainya.

Itulah pakaian tradisional jepang yang tidak banyak diketahui oleh kebanyakan orang. Dengan mengetahui beberapa pakaian tradisional di atas, tentu mampu memperkaya pengetahuan lebih tentang Jepang  terlebih pada pakaian tradisionalnya.