6 Alasan Menggunakan Jas Resmi

Pengaruh budaya barat dalam penggunaan busana pria sangat terlihat jelas dalam berbagai pertemuan resmi. Bahkan di beberapa kota besar banyak sekali karyawan yang memakai jas pada kesehariannya. Dalam kehidupan serba modern seperti saat ini seorang pria mempunyai berbagai macam alasan menggunakan jas. .

Penggunaan busana jas yang sering dilihat di berbagai film Barat maupun Korea cukup banyak mempengaruhi gaya dan desain jas generasi milenial. Didukung dengan pagelaran atau peragaan busana pria dari para desainer terkenal. Sehingga banyak kaum pria yang mulai tertarik untuk memiliki desain jas terbaru. Beberapa hal yang sering menjadi alasan untuk menggunakan jas, antara lain:

1. Tuntutan Pekerjaan

Banyak yang jadi alasan menggunakan jas bagi seseorang, salah satunya karena tuntutan pekerjaannya. Untuk menampilkan citra perusahaan yang baik mereka pun memakai jas, terutama yang bekerja di perusahaan asing. Meskipun tidak semua pekerjaan mewajibkan hal tersebut.

Di saat melakukan wawancara juga ada perusahaan yang mewajibkan busana resmi untuk calon karyawannya. Selain menguji kemampuan akademis juga menilai dengan caranya berpakaian. Apalagi perusahaan publik, selain kemampuan dan kecakapan juga diperlukan penampilan yang menarik. Yang tentunya akan menambah kepercayaan dari klien dan calon konsumennya.

2. Menghadiri Pertemuan Resmi

Alasan menggunakan jas adalah saat seseorang diminta atau diundang dalam suatu pertemuan maupun perjamuan. Yang setiap tamunya diwajibkan mengenakan pakaian resmi. Meskipun di Indonesia pakaian batik juga dianggap resmi. Tetapi mengenakan busana jas akan memberikan nilai lebih bagi tuan rumah. Sehingga pihak tuan rumah merasa bangga dan terhormat.

3. Menghargai Orang Lain

Banyak orang yang menjadikan alasan menggunakan jas untuk menghargai perasaan orang lain. Apalagi jika diminta dengan hormat untuk melakukan sesuatu yang istimewa. Terkadang dalam suatu pesta perkawinan dibutuhkan beberapa orang sebagai penerima tamu. Yang tentunya mereka akan diminta untuk mengenakan jas resmi oleh panitia lainnya.

Atau saat mendampingi pasangan dalam suatu pertemuan penting dan resmi. Yang pastinya akan disorot oleh banyak mata. Maka dengan pakaian jas yang tepat akan memberikan nilai positif terhadap diri sendiri dan pasangannya. Selain itu juga dapat menambah rasa percaya diri yang baik.

4. Menampilkan Pesona Diri

Melakukan branding atau menampilkan pesona diri sangat diperlukan para pebisnis. Tentunya kesan yang baik juga akan memberikan hasil yang baik. Selain memberikan motivasi diri juga menampilkan kesan yang baik bagi orang lain terutama relasinya. Dengan demikian kepercayaan dan kesempatan untuk bekerjasama akan lebih terbuka peluangnya.

5. Menarik Perhatian Orang Lain

Banyak juga orang muda yang sengaja mengenakan jas lengkap pada penampilan kesehariannya. Meskipun di kantor tempatnya bekerja tidak mewajibkannya untuk memakai secara resmi atau lengkap. Biasanya hal tersebut dilakukan semata-mata untuk mencari perhatian orang lain, terutama lawan jenisnya.

6. Saat Pelantikan Suatu Jabatan

Beberapa kejadian unik sering terjadi ketika seseorang akan dilantik secara resmi untuk menduduki jabatan tertentu. Mereka bingung, karena tidak memiliki jas yang akan dikenakan. Yang akhirnya harus pontang-panting mencari persewaan jas dan terkadang belum tentu cocok dengan postur tubuhnya.

Tentunya hal tersebut diatas merupakan salah satu pembelajaran yang menarik. Di mana seorang pria di jaman milenial ini untuk memiliki atau menyimpan jas yang sesuai postur tubuh. Sehingga saat dikenakan pun akan memberikan kenyamanan dan menjadi lebih percaya diri.

Pada intinya, seorang pria modern haruslah memiliki pakaian resmi selain batik, walaupun berupa jas sederhana seperti blaser, akan tetap memberikan nilai lebih lebih terhadap penggunanya. Memang tidak semua pertemuan  mewajibkan tamu atau pesertanya memakai busana resmi. Tetapi suatu waktu akan tiba juga masanya untuk memakai jas tersebut. Semoga bermanfaat.